NEWS ARSO — Aksi damai yang digelar oleh Pemuda Mimika Bersatu di depan Kantor DPRD Kabupaten Mimika berlangsung aman dan tertib. Sebanyak 150 personel gabungan TNI-Polri dikerahkan untuk mengawal jalannya demonstrasi agar tetap kondusif.

Aksi ini diikuti ratusan peserta yang menyuarakan aspirasi terkait isu pembangunan daerah, pemberdayaan pemuda, serta transparansi anggaran pemerintah. Meski menyampaikan tuntutan dengan lantang, suasana aksi tetap terkendali tanpa insiden yang mengganggu ketertiban umum.
Baca Juga : BIN Waspadai Isu Pemindahan Empat Tapol Meluas ke Papua Barat
Tuntutan Aksi Damai
Koordinator aksi, Yohanes Magal, menyampaikan bahwa aksi damai ini bertujuan untuk mengingatkan DPRD Mimika agar lebih serius memperjuangkan kepentingan rakyat.
“Pemuda Mimika hadir untuk memastikan suara masyarakat tidak diabaikan. Kami menuntut DPRD bekerja dengan transparan dan berpihak kepada kepentingan warga,” ujarnya.
Beberapa tuntutan utama yang disuarakan antara lain:
-
Peningkatan pembangunan infrastruktur di wilayah pedalaman.
-
Pemberdayaan pemuda melalui program pelatihan dan lapangan kerja.
-
Transparansi penggunaan APBD.
Aparat Kawal dengan Humanis
Kapolres Mimika menegaskan bahwa pengerahan 150 personel dilakukan untuk menjaga keamanan sekaligus memastikan aspirasi masyarakat tersampaikan dengan damai.
“Kami mengedepankan pendekatan humanis dalam pengamanan. Syukur alhamdulillah, aksi berjalan tertib, damai, dan semua aspirasi tersampaikan dengan baik,” katanya.
Respons DPRD Mimika
Perwakilan DPRD Mimika yang menemui massa aksi menyatakan siap menampung seluruh aspirasi dan membawanya ke forum resmi rapat dewan.
“Kami menghargai aspirasi Pemuda Mimika Bersatu. Semua masukan akan kami catat dan dibahas lebih lanjut untuk dicarikan solusi terbaik,” ujar salah satu anggota DPRD.
Aksi Kondusif Jadi Teladan
Masyarakat setempat mengapresiasi jalannya aksi damai tersebut. Sinergi antara pemuda, aparat keamanan, dan DPRD dinilai sebagai contoh positif dalam membangun ruang demokrasi yang sehat di Mimika.







