NEWS ARSO — Sebanyak 37 mahasiswa Program Studi D3 Sanitasi Jayapura dari Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Jayapura resmi diserahkan untuk melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL) di tiga kampung wilayah Distrik Arso Barat, Kabupaten Keerom, Papua.

Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh. Direktur Poltekkes Kemenkes Jayapura, Masrif, SKM., M.Kes., kepada Kepala Distrik Arso Barat, Yustin Imbiri, pada Senin, 18 Maret 2024, bertempat di Gedung Serbaguna Gereja Eklesia. Para mahasiswa kemudian ditempatkan di Kampung Baburia, Kampung Ifia-Fia, dan Kampung Yowong, dan diterima langsung oleh kepala kampung masing-masing.
Baca Juga : Bupati Jayapura Ajak Anak Muda Cintai Budaya Lewat Lomba Wisisi dan Yospan
Sebelum berangkat, para peserta PKL mengikuti upacara pelepasan di Kampus Poltekkes Jayapura yang dipimpin oleh Demianus Tafar, S.Kep, Ners, MPH, selaku Kasubbag Administrasi Umum.
Masrif menegaskan, kegiatan PKL ini bukan hanya sekadar pengabdian, tetapi juga menjadi wadah mahasiswa mengasah kompetensi di bidang kesehatan lingkungan. “Kami harap mahasiswa mampu merencanakan, menggerakkan masyarakat, hingga menciptakan metode inovatif yang mendukung kebersihan lingkungan. Ini menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap kesehatan lingkungan,” ungkap Masrif. Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa PK. Ini merupakan kesempatan bagi mahasiswa untuk mempraktikkan kemampuan merancang program, melaksanakan aksi nyata di lapangan. Serta mengevaluasi dampak kegiatan yang dilakukan.
Program PKL Desa ini juga menjadi bagian dari upaya kampus dalam memperkuat kompetensi lulusan. Agar siap terjun ke masyarakat dan mendukung pembangunan di sektor kesehatan lingkungan di Papua.
Dengan pelibatan langsung masyarakat, diharapkan hasil PKL mahasiswa tidak hanya berdampak akademik. Tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi warga di tiga kampung tersebut.







