NEWS ARSO — Kebakaran hebat melanda kawasan Arso 1, Kabupaten Keerom, pada Senin (27/10/2025) dini hari. Dua unit rumah toko (ruko) dilaporkan ludes terbakar dalam insiden tersebut. Api yang diduga berasal dari korsleting listrik itu dengan cepat membesar dan menghanguskan bangunan dalam waktu singkat.

Kronologi Kejadian
Menurut keterangan warga sekitar, api pertama kali terlihat sekitar pukul 02.30 WIT dari salah satu ruko yang menjual bahan kebutuhan pokok. Warga yang tengah beristirahat langsung panik dan berusaha membantu memadamkan api dengan alat seadanya. Namun, kobaran api yang semakin besar membuat upaya mereka tidak membuahkan hasil.
Baca Juga : Pemuda 24 Tahun di Yapen Dibekuk Polisi, Simpan 19 Paket Sabu Siap Edar di Dalam Kamar
“Saya lihat api sudah tinggi, langsung teriak minta tolong warga lain. Tapi karena bangunan terbuat dari kayu, api cepat sekali menyebar,” ujar salah satu saksi mata, Markus (38).
Tak lama kemudian, dua unit mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Kabupaten Keerom tiba di lokasi. Petugas bersama warga akhirnya berhasil menjinakkan api sekitar pukul 04.00 WIT.
Dua Ruko Hangus, Satu Nyaris Ikut Terbakar
Kapolsek Arso, IPTU Yohanis Leka, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan, dua unit ruko yang berdempetan hangus terbakar total, sementara satu ruko di sebelahnya berhasil diselamatkan setelah petugas memblok jalur api.
“Dua bangunan habis terbakar, satu di antaranya adalah toko sembako, sementara satu lagi digunakan sebagai tempat usaha reparasi elektronik. Tidak ada korban jiwa, namun kerugian material ditaksir mencapai puluhan juta rupiah,” jelas IPTU Yohanis.
Diduga Akibat Korsleting Listrik
Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) sementara, pihak kepolisian menduga penyebab kebakaran berasal dari korsleting listrik pada salah satu ruko. Petugas masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan sumber api.
“Kami sudah mengamankan beberapa barang sisa kebakaran untuk diperiksa lebih lanjut. Dugaan awal memang karena arus pendek listrik,” tambah Kapolsek.
Imbauan kepada Warga
Pihak kepolisian dan pemerintah daerah mengimbau warga agar lebih berhati-hati terhadap potensi kebakaran, terutama saat malam hari. Warga diminta memastikan instalasi listrik dalam kondisi baik dan mematikan peralatan elektronik yang tidak digunakan.
“Musibah seperti ini bisa terjadi kapan saja. Kami harap warga meningkatkan kewaspadaan dan rutin memeriksa instalasi listrik di tempat usaha maupun rumah tinggal,” pungkas IPTU Yohanis.







