NEWS ARSO – Ertina Hisage menunjukkan keteguhan luar biasa dalam memperjuangkan pendidikan anak-anak Papua. Di tengah keterbatasan infrastruktur dan akses pendidikan yang belum merata, ia memilih tetap bergerak dan berkontribusi langsung. Ertina percaya bahwa pendidikan menjadi kunci utama untuk membuka masa depan yang lebih baik bagi generasi muda Papua.

Setiap hari, Ertina menghadapi berbagai tantangan yang tidak ringan. Kondisi geografis yang sulit, keterbatasan fasilitas sekolah, serta minimnya sarana pendukung pembelajaran tidak menyurutkan langkahnya. Ia mendatangi anak-anak secara langsung dan memastikan mereka tetap mendapatkan hak belajar. Dengan pendekatan sederhana dan penuh empati, Ertina membangun kedekatan agar anak-anak merasa nyaman dan termotivasi.
Baca Juga : Perjuangan Guru Honorer Papua, Ertina Hisage Tempuh Medan Berat Demi Lulus PPG Unsika
Perjuangan Ertina Hisage tidak hanya berfokus pada proses belajar mengajar. Ia juga aktif mendorong kesadaran orang tua akan pentingnya pendidikan. Melalui dialog dan pendekatan persuasif, Ertina mengajak keluarga untuk mendukung anak-anak agar terus bersekolah. Upaya ini bertujuan menciptakan lingkungan yang kondusif bagi tumbuhnya semangat belajar.
Keterbatasan infrastruktur sering kali menghambat aktivitas pendidikan di wilayah Papua. Namun, Ertina menyiasati kondisi tersebut dengan kreativitas dan ketekunan. Ia memanfaatkan ruang seadanya sebagai tempat belajar dan menggunakan alat bantu sederhana. Dengan cara ini, proses pembelajaran tetap berjalan meski dalam kondisi terbatas.
Dedikasi Ertina Hisage menjadi inspirasi bagi banyak pihak. Perjuangannya membuktikan bahwa kepedulian dan kemauan kuat mampu mengatasi berbagai rintangan. Ia berharap semakin banyak pihak tergerak untuk memperhatikan pendidikan di daerah terpencil. Menurutnya, kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dan relawan akan mempercepat pemerataan pendidikan.
Melalui langkah konsisten dan penuh pengabdian, Ertina terus menyalakan harapan bagi anak-anak Papua. Ia ingin melihat generasi muda tumbuh percaya diri, berpengetahuan, dan siap membangun daerahnya. Kisah Ertina Hisage menjadi bukti nyata bahwa satu tindakan tulus dapat membawa perubahan besar bagi masa depan pendidikan Papua.







