NEWS ARSO – Perayaan Hari Raya Pentakosta Klasis GKI Keerom tahun 2025 di Distrik Arso Timur, Kabupaten Keerom, Papua, berlangsung aman, tertib, dan penuh kekhidmatan. Kegiatan yang dihadiri ratusan jemaat dari berbagai kampung di wilayah Klasis Keerom ini mendapatkan pengamanan maksimal dari aparat gabungan TNI-Polri serta dukungan masyarakat setempat.

Sejak pagi, aparat keamanan telah bersiaga di sekitar lokasi ibadah utama. Pengaturan lalu lintas dan jalur masuk gereja dilakukan untuk memastikan arus jemaat berjalan lancar. Kapolsek Arso Timur, [Nama Kapolsek], menyampaikan bahwa pengamanan ini bertujuan menjaga rasa aman dan nyaman bagi seluruh jemaat yang hadir.
Baca Juga : Jalin Silaturahmi, Bhabinkamtibmas Wulukubun Ajak Pemuda Perkuat Keamanan Kampung
“Kami ingin memastikan seluruh rangkaian ibadah Pentakosta berlangsung damai, tanpa gangguan, sehingga jemaat dapat beribadah dengan khidmat,” ujarnya.
Perayaan Pentakosta GKI Keerom di Arso Timur Dapat Pengamanan Maksimal
Selain pengamanan terbuka, aparat juga melakukan patroli di titik-titik rawan serta berkoordinasi dengan panitia gereja. Hal ini dilakukan untuk mencegah potensi keramaian yang berlebihan dan memastikan protokol keselamatan terpenuhi.
Ketua Klasis GKI Keerom, [Nama Ketua Klasis], mengucapkan terima kasih atas perhatian dan dukungan dari aparat keamanan. Menurutnya, sinergi antara jemaat, panitia, dan aparat sangat penting untuk menciptakan suasana kondusif selama perayaan.
Sinergi TNI-Polri dan Warga Amankan Pentakosta di Arso Timur, Papua
“Perayaan Pentakosta bukan hanya tentang ibadah, tapi juga wujud kebersamaan dan persatuan jemaat,” katanya.
Ibadah Pentakosta di Arso Timur tahun ini mengusung tema “Roh Kudus Mempersatukan dan Menguatkan Gereja”. Dalam khotbahnya, pendeta menekankan pentingnya menjaga persatuan di tengah perbedaan, serta peran gereja dalam membangun keharmonisan di masyarakat.
Setelah ibadah utama, acara dilanjutkan dengan ramah tamah dan makan bersama di halaman gereja. Hidangan khas Papua seperti papeda, ikan kuah kuning, dan sayur-sayuran lokal menjadi sajian utama, menambah hangat suasana perayaan.
Warga yang hadir mengaku senang dan bersyukur karena acara berjalan lancar dan aman.
“Kami merasa nyaman karena ada pengamanan. Semua bisa beribadah dengan tenang,” tutur salah satu jemaat, [Nama Jemaat].
Pengamanan Hari Raya Pentakosta di Arso Timur menjadi contoh keberhasilan kolaborasi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat dalam menjaga keamanan perayaan keagamaan. Diharapkan, tradisi positif ini terus berlanjut pada momen-momen besar lainnya demi terciptanya kerukunan di wilayah Keerom.







