,

Miliki 3 Rumah Ibadah Berdampingan, Agus Fatoni Puji Kampung Traimelyan Arso 12

by -484 Views

NEWS ARSO — Penjabat Gubernur Papua, Agus Fatoni, memberikan apresiasi tinggi kepada masyarakat Kampung Traimelyan, Arso 12, Kabupaten Keerom, yang mampu menjaga kerukunan umat beragama dengan memiliki tiga rumah ibadah berbeda yang berdiri berdampingan.

Tiga Rumah Ibadah Dibangun Berjejer di Keerom, Gubernur Fatoni: Bukti Toleransi Beragama di Papua - Cepos Online
Miliki 3 Rumah Ibadah Berdampingan, Agus Fatoni Puji Kampung Traimelyan Arso 12

Simbol Toleransi dan Kerukunan

Tiga rumah ibadah tersebut terdiri dari masjid, gereja Kristen, dan gereja Katolik yang dibangun bersebelahan. Keberadaan rumah ibadah ini menjadi simbol kuat kerukunan dan toleransi antarumat beragama di Papua.

Baca Juga : Andrikus Mofu Sebut Sinode GKI Tanah Papua Menyesal Bergabung dengan NKRI

“Ini adalah contoh nyata harmoni yang luar biasa. Dari Kampung Traimelyan, kita belajar bahwa perbedaan bukan penghalang untuk hidup rukun, melainkan kekuatan untuk membangun,” ujar Agus Fatoni.


Harmoni yang Dijaga Turun-Temurun

Masyarakat Kampung Traimelyan dikenal menjunjung tinggi semangat persaudaraan. Tradisi saling menghormati antaragama sudah diwariskan turun-temurun, sehingga meskipun berbeda keyakinan, kehidupan sosial tetap terjalin dengan damai.

Kehadiran tiga rumah ibadah berdampingan tidak hanya menjadi simbol toleransi, tetapi juga bukti nyata praktik keberagamaan yang inklusif di tengah masyarakat majemuk.


Dukungan Pemerintah untuk Kampung Moderasi Beragama

Agus Fatoni menyampaikan bahwa pemerintah provinsi berkomitmen mendukung dan mengembangkan Kampung Traimelyan sebagai kampung moderasi beragama. Program ini diharapkan bisa menjadi contoh bagi daerah lain di Papua maupun Indonesia.

“Kami ingin menjadikan Traimelyan sebagai model kehidupan harmonis. Pemerintah akan memberi dukungan agar kampung ini semakin maju dan dikenal luas,” tambahnya.


Harapan untuk Generasi Muda

Selain memuji kerukunan yang terjaga, Agus Fatoni juga berpesan kepada generasi muda agar terus menjaga tradisi toleransi. Menurutnya, anak-anak muda memiliki peran penting dalam melanjutkan nilai persaudaraan yang sudah diwariskan leluhur.

“Generasi muda harus tetap memegang teguh semangat kebersamaan. Dengan begitu, Papua akan selalu menjadi tanah damai,” tegasnya.


Inspirasi bagi Indonesia

Keberadaan tiga rumah ibadah yang berdampingan di Kampung Traimelyan mendapat perhatian luas karena menjadi inspirasi kerukunan nasional. Banyak pihak menilai bahwa apa yang dilakukan masyarakat Arso 12 patut dijadikan teladan bagi daerah lain yang masih menghadapi gesekan sosial.

Dengan semangat toleransi ini, Kampung Traimelyan tidak hanya menjaga keharmonisan lokal, tetapi juga memperkuat citra Papua sebagai tanah yang kaya akan keberagaman dan persaudaraan.

BRIMO

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.