NEWS ARSO – Papua Kaimana replikasi SIKAP menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran Pengusaha Asli Papua (OAP) di sektor ekonomi daerah. Pemerintah Provinsi Papua bersama Pemerintah Kabupaten Kaimana menjalin kerja sama untuk mengadopsi aplikasi Sistem Informasi Kemandirian Pengusaha Orang Asli Papua (SIKAP OAP) sebagai alat penguatan usaha berbasis digital.

Melalui kerja sama ini, pemerintah daerah mendorong pemanfaatan teknologi untuk memetakan, mendata, dan mengembangkan potensi pengusaha OAP secara terstruktur. Aplikasi SIKAP OAP membantu pemerintah menghadirkan data akurat terkait jenis usaha, skala bisnis, hingga kebutuhan pengembangan pengusaha lokal. Pendekatan ini mempercepat penyaluran program pembinaan dan dukungan usaha.
Baca Juga : Tim 9 reformasi laporkan kinerja ke Gubernur Fakhiri, soroti masa depan sepak bola Papua
Pemerintah Provinsi Papua juga menegaskan komitmen memperluas penggunaan SIKAP OAP di berbagai wilayah. Papua Kaimana replikasi SIKAP menjadi contoh kolaborasi antardaerah dalam mendorong kemandirian ekonomi OAP. Pemerintah provinsi berharap sinergi ini mampu menciptakan ekosistem usaha yang inklusif dan berkelanjutan.
Selain mendukung pengusaha, aplikasi ini membantu pemerintah meningkatkan transparansi dan akuntabilitas program ekonomi. Data yang terintegrasi memudahkan evaluasi kebijakan dan pengambilan keputusan berbasis kebutuhan lapangan. Pengusaha OAP pun memperoleh kepastian akses terhadap program pemerintah yang tepat sasaran.
Melalui kerja sama ini, Papua Kaimana replikasi SIKAP tidak hanya memperkuat kapasitas pengusaha OAP, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Pemerintah berharap digitalisasi pemberdayaan usaha mampu menciptakan pengusaha lokal yang mandiri, berdaya saing, dan berkontribusi nyata bagi pembangunan Papua yang berkelanjutan.







