NEWS ARSO – Pelaksanaan pelayanan verifikasi dan penyaluran Dana Desa (DD) Tahap I Tahun Anggaran 2025 di Kabupaten Tolikara memasuki hari keempat dan berjalan dengan aman, tertib, serta kondusif.

Kegiatan ini berlangsung di Kantor Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Tolikara dan mendapat pengamanan ketat dari jajaran Polres Tolikara serta TNI.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Tolikara, Yonas Wanimbo, S.Sos., M.AP., menyampaikan bahwa proses verifikasi berkas dan pencairan dana desa dilakukan secara bertahap agar memastikan seluruh dokumen administrasi sesuai dengan ketentuan.
“Kami ingin memastikan penyaluran Dana Desa tepat sasaran, sesuai regulasi, dan tidak menimbulkan masalah di kemudian hari. Karena itu, setiap tahap diverifikasi dengan cermat,” ujar Yonas, Selasa (15/10).
Pengamanan Ketat dari Aparat Gabungan
Kapolres Tolikara, AKBP Dr. Leonard Yoga, S.H., S.I.K., M.H., mengatakan pihaknya menurunkan personel untuk mengamankan seluruh rangkaian kegiatan penyaluran agar berjalan tertib.
Menurutnya, pengamanan dilakukan baik di lokasi pelayanan verifikasi maupun area penyaluran di perbankan.
“Kami menempatkan anggota di beberapa titik, termasuk area BPKAD dan jalur menuju kantor bank penyalur. Tujuannya untuk mencegah potensi gangguan keamanan,” jelas Kapolres.
Ia menambahkan bahwa pengamanan terpadu antara Polri, TNI, dan Satpol PP juga berfokus pada pengaturan arus masyarakat desa yang datang mengambil berkas pencairan.
Seluruh kegiatan berjalan dengan lancar, tanpa ada insiden berarti.
Kepatuhan Administratif Jadi Fokus Utama
Proses verifikasi Dana Desa di Tolikara meliputi pengecekan laporan penggunaan anggaran tahun sebelumnya. Validasi dokumen administrasi, serta penilaian kesiapan desa untuk menerima tahap selanjutnya.
Dinas PMK bekerja sama dengan Inspektorat Daerah dan BPKAD memastikan seluruh proses sesuai aturan Kementerian Keuangan dan Kementerian Desa PDTT.
“Desa yang sudah memenuhi persyaratan langsung diproses untuk penyaluran tahap pertama. Kami ingin semua transparan dan akuntabel,” tegas Yonas Wanimbo.
Hingga hari keempat, tercatat lebih dari 50 desa telah menyelesaikan tahapan verifikasi dan siap menerima dana desa tahap pertama. Jumlah ini diperkirakan terus bertambah hingga akhir pekan.
Apresiasi untuk Koordinasi dan Ketertiban
Bupati Tolikara, Usman Gwijangge, memberikan apresiasi atas kerja sama lintas sektor yang membuat penyaluran Dana Desa berjalan aman. Ia menekankan bahwa keberhasilan ini menjadi cermin dari koordinasi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat.
“Kami berterima kasih kepada aparat keamanan dan tim teknis. Semua pihak bekerja maksimal agar dana desa bisa tersalurkan dengan baik dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” ujar Bupati.
Pemerintah daerah berharap dana desa tahap pertama tahun ini dapat digunakan sesuai prioritas. Seperti pembangunan infrastruktur kampung, pemberdayaan masyarakat, serta peningkatan ekonomi lokal di wilayah pedalaman Tolikara.







