, ,

Prabowo Gerak Cepat: Audit Menyeluruh Rumah Sakit Papua Usai Penolakan Ibu Hamil

by -258 Views

NEWS ARSO – Insiden penolakan terhadap seorang ibu hamil oleh tenaga medis di salah satu fasilitas kesehatan di Jayapura memicu perhatian nasional. Presiden Prabowo Subianto turun tangan langsung dengan memerintahkan audit internal menyeluruh terhadap seluruh rumah sakit di Papua. Langkah ini dilakukan untuk memastikan pelayanan kesehatan di wilayah tersebut berjalan sesuai standar, terutama bagi kelompok rentan seperti ibu hamil dan bayi.

Prabowo Perintahkan Mendagri Audit Menyeluruh Rumah Sakit di Papua Usai  Kasus Ibu Hamil Meninggal - Ntvnews.id
Prabowo Gerak Cepat: Audit Menyeluruh Rumah Sakit Papua Usai Penolakan Ibu Hamil

Kasus Penolakan yang Memicu Reaksi Publik

Kasus bermula ketika seorang ibu hamil disebut mengalami penolakan pelayanan saat mendatangi sebuah rumah sakit di Jayapura. Keluarga korban mengaku diminta memindahkan pasien dengan alasan administrasi, padahal kondisi sang ibu dalam keadaan darurat. Video keluhan keluarga yang tersebar di media sosial langsung memicu kritik luas terhadap manajemen fasilitas kesehatan di Papua.

Baca Juga : Prabowo Gerak Cepat: Audit Menyeluruh Rumah Sakit Papua Usai Penolakan Ibu Hamil

Kementerian Kesehatan segera mengirim tim verifikasi untuk memastikan fakta di lapangan. Namun, sebelum laporan lengkap diterima, Presiden Prabowo menegaskan bahwa pelayanan kesehatan tidak boleh dihalangi oleh prosedur birokrasi yang menghambat keselamatan pasien.

Instruksi Tegas Presiden Prabowo

Dalam rapat terbatas bersama Menteri Kesehatan dan sejumlah pejabat terkait, Presiden Prabowo menegaskan perlunya audit internal total di seluruh rumah sakit se-Papua. Ia meminta evaluasi dilakukan secara cepat dan menyeluruh, mulai dari proses administrasi, ketersediaan tenaga medis, hingga standar operasional penanganan kasus darurat.

“Kita tidak boleh mentolerir penolakan pasien dalam kondisi darurat. Semua rumah sakit wajib memastikan tidak ada satu pun warga—terlebih ibu hamil—yang terlantar hanya karena alasan prosedural,” tegas Presiden Prabowo dalam pernyataannya.

Presiden juga menekankan bahwa budaya kerja pelayanan kesehatan harus mengutamakan empati, kecepatan respon, dan profesionalitas.

Kemenkes Turunkan Tim Khusus

Menindaklanjuti perintah tersebut, Kemenkes menurunkan tim audit yang terdiri dari inspektorat, komite mutu layanan, dan ahli obstetri. Tim ini akan melakukan peninjauan langsung ke seluruh rumah sakit tipe A hingga D di Papua. Audit mencakup:

  • Kepatuhan SOP penanganan darurat

  • Pelayanan maternal dan neonatal

  • Ketersediaan fasilitas ruang bersalin

  • Manajemen triase dan respon tenaga medis

  • Sistem administrasi dan rujukan

Kemenkes menargetkan laporan awal audit dapat disampaikan kepada Presiden dalam waktu dua minggu.

Dorongan Perbaikan Layanan Kesehatan di Papua

Insiden ini menambah panjang daftar tantangan layanan kesehatan di Papua, mulai dari keterbatasan tenaga medis, minimnya fasilitas, hingga kendala geografis. Pemerintah pusat berjanji mempercepat penguatan layanan kesehatan di wilayah timur Indonesia tersebut.

Selain audit, Presiden Prabowo disebut tengah mempertimbangkan kebijakan tambahan berupa peningkatan anggaran kesehatan daerah, percepatan distribusi tenaga spesialis, dan program supervisi rutin.

Kasus ibu hamil yang ditolak ini menjadi pengingat bahwa pelayanan kesehatan harus berpihak pada keselamatan manusia. Pemerintah berharap audit menyeluruh dapat mencegah kejadian serupa serta mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap rumah sakit di Papua.

BRIMO

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.