, ,

Tokoh Masyarakat Depapre Ingatkan Warga Papua Jangan Terhasut Hoaks dan Propaganda OPM

by -421 Views

NEWS ARSO — Tokoh masyarakat Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura, Yulianus Wenda, mengingatkan masyarakat Papua agar tidak mudah terpengaruh oleh berita bohong (hoaks) dan propaganda yang disebarkan oleh kelompok separatis Organisasi Papua Merdeka (OPM).

RRI.co.id - Tokoh Adat Papua Minta Warga Tidak Terprovokasi OPM
Tokoh Masyarakat Depapre Ingatkan Warga Papua Jangan Terhasut Hoaks dan Propaganda OPM

Ia menegaskan bahwa isu-isu provokatif yang marak di media sosial belakangan ini hanya bertujuan untuk memecah belah persatuan dan mengganggu keamanan di Tanah Papua.

Baca Juga : Momen Hari Sumpah Pemuda, Pemprov Papua Tengah Adakan Lomba Paduan Suara

Ajak Masyarakat Jaga Kedamaian dan Persatuan

Dalam pernyataannya, Yulianus meminta masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terpancing dengan narasi yang menyesatkan. Menurutnya, OPM sering memanfaatkan momentum politik dan sosial untuk menyebarkan disinformasi yang menggiring opini publik seolah-olah masyarakat Papua tidak sejahtera di dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Kita harus lebih bijak menyikapi setiap informasi yang beredar. Jangan langsung percaya, apalagi jika sumbernya tidak jelas. OPM hanya ingin menciptakan ketakutan dan perpecahan,” ujarnya, Senin (28/10/2025).

Ia juga menekankan bahwa masyarakat Papua sebaiknya fokus pada hal-hal yang membangun, seperti pendidikan, ekonomi, dan kegiatan sosial yang mempererat kebersamaan. “Kita harus bersatu untuk membangun daerah sendiri. Pemerintah sudah hadir dengan banyak program pembangunan, tinggal bagaimana kita manfaatkan dengan baik,” tambahnya.

Hoaks Jadi Senjata Propaganda

Menurut Yulianus, penyebaran hoaks kini menjadi senjata utama kelompok separatis untuk memprovokasi masyarakat, terutama generasi muda. Ia mencontohkan, banyak akun media sosial anonim yang sengaja menyebarkan gambar atau video lama, kemudian dikaitkan dengan isu kekerasan di Papua untuk menciptakan sentimen anti-pemerintah.

“Banyak video yang mereka sebarkan ternyata bukan kejadian di Papua, bahkan ada yang diambil dari luar negeri. Tapi karena diedarkan berulang-ulang, masyarakat jadi mudah percaya,” katanya.

Ia mengimbau agar warga Papua memanfaatkan media sosial secara positif, dengan menyebarkan informasi yang menyejukkan dan memperkuat persaudaraan antarwarga.

Dukung Pembangunan dan Keamanan Daerah

Selain itu, Yulianus mengapresiasi kerja aparat keamanan yang terus menjaga stabilitas dan melindungi masyarakat di wilayah Papua. Ia berharap warga turut berperan aktif mendukung upaya pemerintah dan aparat dengan memberikan informasi jika menemukan aktivitas mencurigakan di sekitar lingkungan.

“Keamanan bukan hanya tanggung jawab TNI dan Polri, tapi juga tanggung jawab kita semua. Kalau ada yang mencurigakan, segera lapor. Jangan takut, karena negara selalu hadir untuk melindungi rakyatnya,” tegasnya.

Yulianus menutup pesannya dengan mengajak seluruh masyarakat Papua, khususnya di Depapre, untuk memperingati semangat Sumpah Pemuda dengan menjaga persatuan dan menolak segala bentuk provokasi. “Kita ini satu bangsa, satu tanah air, satu bahasa — Indonesia. Jangan biarkan hoaks memecah kita,” ujarnya.

BRIMO

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.